Selasa, 25 September 2012

Metode Bishop

Cara Mengerjakan metode Bishop adalah sebagai berikut :

1. Tentukan titik pusat longsor dan nilai R nya.
2. Buat Lingkar atau daerah longsornya 
3. Bagi daerah longsor tersebut menjadi beberapa bagian/segmen/baji (sebaiknya cukup banyak).
    Pada gambar dibawah ini dibagi menjadi 15 bagian/segmen/baji

    
4. Hitung luas dan berat masing-masing bagian/segmen/baji tersebut
5. Cari nilai-nilai variable untuk mencari FK pada tiap bagian/segmen/baji dengan rumus berikut.



6. Untuk mencari nilai 1/M(alpha), dianjurkan memakai grafik dibawah ini atau dengan cara trial and error


7. Gambarkan sebuah garis dari titik R ke tengah-tengah busur tiap  bagian/segmen/baji sebut saja garis ini adalah garis X. Nilai alpha adalah sudut dari garis vertikal titik R ke garis X setiap bagian/segmen/baji, jika sudut ke kanan maka bernilai positif sedangkan jika sudut ke kiri bernilai negatif.


8. Cari nilai FK.

Catatan:
Untuk metode Bishop apabila harga Mi(a) dimasukkan ke dalam persamaan FK maka akan terdapat dua buah nilai FK yaitu di kiri dan di kanan persamaan. Oleh karena itu, dalam metode Bishop ini perlu dilakukan cara coba-coba (trial and error).
Whitman & Bailey (1967) menyarankan apabila harga Mi(a) < 0.2 umumnya akan terdapat masalah pada analisis kestabilan lereng, dan dianjurkan untuk menggunakan metode lain yang lebih baik, sehingga metode Bishop dapat dikatakan cukup akurat untuk kepentingan praktek dan tidak direkomendasikan digunakan apabila Mi(a) < 0.2.
Untuk kasus sudut geser dalam, Φ =0 maka formula Bishop menjadi sama persis dengan metode Fellenius. Hal ini diakibatkan karena komponen Mi(a) sama dengan cos α di mana I = b/cos α. sehingga dalam penentuan FK tidak perlu dilakukan cara coba-coba.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar